Complete Set Menu

Di post kali ini, gue cuma mau info lagi – lagi tentang makanan. Kali ini pure semua yang gue tulis disini, berdasarkan pendapat atau pengetahuan gue. Complete Set Menu, atau biasa juga di bilang Table d’hote. (gatau itu nulisnya bener apa ngga :P).

Table d’hote, atau menu lengkap dari makanan pembuka sampe makanan penutup. Terdiri dari 4 menu : Appetizer (pembuka), Soup (sup), Main course (inti), dan Desert (penutup). Dulu ini bisa sampe 13 menu waktu jaman – jaman kerajaan di eropa. Biasanya di pake buat jamuan makan. Kaya kalo ada orang-orang penting, kita undang buat makan, inilah tipe menu/cara makan yang biasanya di suggest sama para pelayan hotel, atau restoran bintang 5 untuk menengah ke atas. Ribet memang, karena banyak banget porsi yang harus kita makan. But, ini juga ternyata ada tujuannya. Tujuan itu ternyata terdapat di menu – menu yang di sakijan. maksudnya :

1. Appetizer. Makanan pembuka. Biasanya salad atau hidangan – hidangan yang segar. Porsinya ga banyak. maksimal 75gr/porsi. Kenapa ini jadi yang pertama? Karena appetizer di peruntukan memicu nafsu makan sang tamu. Porsinya juga kecil, karena kalo banyak, tamu bakal keburu kenyang dan ga bisa menikmati hidangan lain.

2. Soup. Ada 2 jenis. Clear soup dan Cream soup. Clear soup itu yang biasa ibu-ibu rumah tangga bikin. Kuahnya cair dan isinya ga begitu banyak 2 air : 1 isinya. Clear soup soup yang kental dengan menggunakan pengental seperti susu dan cream. Ini mulai banyak di pasaran, harganya juga terjangkau. Kalau mau bikin juga gampang. Soup biasanya di hidangkan dengan roti, baik itu Soft roll (roti lembut), Crouton (roti tawar yang di potong kecil dan di panggang), atau garlic bread (roti prancis yang di panggang, dengan topping butter+garlic/bawang putih). Soup menjadi hidangan kedua setelah appetizer, karena bertujuan sebagai pemanasan sebelum hidangan utama/maincourse. Maksudnya adalah, karena maincourse adalah hidangan yang cukup berat, maka sup di hidangkan supaya kita bisa menikmati hidangan utama dengan santai. Sup juga bertujuan untuk menetralisir rasa salad/appetizer yang telah kita makan sebelumnya, supaya kita bisa benar-benar merasakan rasa dari maincourse tersebut.

3. Maincourse/Hidangan Utama. Yup, ini adalah inti dari sebuah complete set menu. Ga booleh lebih dari 150gr. Karena kalo banyak – banyak makanan penutup selanjutnya ga kemakan/keburu kenyang. Juga karena kita sudah makan 2 hidangan sebelumnya. Kan sayang kalo ga habis. Karena orang eropa sangat menghargai makanan. Biasanya isinya daging, unggas, atau ikan. Dilengkapi dengan side dish berupa kentang dan sayuran. Contohnya adalah steak.

4.Desert/Hidangan penutup. Sehabis kita makanan 3 makanan tersebut yang rasanya condong ke gurih, kadang mulut kita juga butuh penyegaran. Karena itulah muncul desert. Potongan buah, Ice cream, dan Pudding biasanya jadi menu dalam desert ini. Cake juga bisa, tapi jarang sekali orang menggunakan cake sebagai makanan penutup. Cake itu tergolong makanan yang sangat berkalori karena penggunaan gula yang banyak. Selain itu, cake juga bisa di bilang terlalu mengenyangkan untuk makanan penutup. Makanan penutup harus makanan yang manis, dan ga boleh porsinya lebih dari 75 gr.

So, itu sih pendapat atau info-info dari gue tentang ini. Semoga bermanfaat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s