My Feel, My World, My Pray

Perih. Entah apa yang ku rasakan kali ini. Dirimu telah pergi dan tak kembali. Memilihnya yang memiliki lebih. Bahkan samudra pun tak sanggup membayarmu untuk kembali. Dirimu, ku sangat mencintaimu…

Aku pasrah. Menyerah dalam keadaan. Melawan dunia yang tak bisa menerimaku lagi. Tak sanggup ku redam. Perlahan air mata ini jatuh menimpa bumi. Dewi, apakah kau tak kan kembali menginjakan kakimu pada duniaku?

Teramat sakit. Sakura telah menggugurkan bunganya. Yang berlalu sudahlah berlalu. Tinggal ku sendiri, melihatmu perlahan berjalan. Menjauh dan semakin jauh. Terduduk lemas tanpa kuasa. Tuhan, apa cinta memang selalu membawa kepedihan?
Read More

Who Am I

Terjun ke dalam keramaian, berusaha mencari arti kehidupan. Telanjang tanpa busana, berkeliaran menyusuri setiap celah jalan raya. Satu persatu ku kenakan apapun yang dapat menutupi kemaluanku, hingga aku berhasil menjadi salah satu dari mereka. Namun rasa tidak nyaman mulai menyelimuti perasaan. Bertahap aku hijrah ke persinggahan lain. Ku lepas apa yang sudah ku kenakan. Mencari sesuatu yang bisa menutupi rasa malu dan ketidaktahuan.

3800 langkah kaki ini, menuntunku pada tempat yang baru. Ku ambil sehelai kain untuk membalut tubuh. Mereka sangat ramah kepadaku, namun diriku malah merasa serba salah. Read More

This Why I Hate Chocolate and Rose

This why I hate Rose and Chocolate. Tapi sebenernya bukan gue ga suka makan chocolate. Coklat enak lagi. Siapa ga suka makan coklat. But, I hate to gave those things to someone special to me. Ya, calon pacar yang nanti bakal gue tembaklah contohnya (malah curhat) :P. Gue kepikiran bikin tulisan ginian itu gegara ntar nih, ada lanjutan PSDP, Pembinaan Sikap Dasar Profesi atau bahasa ‘sopan’nya Ospek. Si kaka – kaka senior nih nyuruh bikin secarik surat cinta plus setangkai mawar atau sebatang coklat. Plus, gue juga lagi ngeceng cewe (curhat lagi :P) jadi aja, gue kayanya pengen nulis ginian. Wkwkwk.. Read More